10 Contoh Artikel Kesehatan dengan Berbagai Topik yang Berbeda

By: rianda 11 min read

Contoh Artikel Kesehatan

Bagi kalangan akademisi kesehatan, tentunya sudah familiar dengan artikel kesehatan. Namun bukan hanya untuk pihak akademisi, berbagai kalangan masyarakat tentunya juga sangat membutuhkan contoh artikel kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan.

Jika masyarakat adalah pihak yang membutuhkan artikel kesehatan, maka kalangan yang berkecimpung di bidang kesehatanlah yang akan membuat artikelnya. Tentunya ada alasan tersendiri kenapa artikel kesehatan dibuat oleh pihak yang mumpuni.

Hal ini dikarenakan informasi kesehatan harus dibuat dengan benar tanpa ada kesalahan. Jika salah, maka masyarakat akan mengimplementasikan hal salah. Oleh sebab itu, contoh artikel sangat diperlukan. Simak detail berikut:

Apa Itu Artikel Kesehatan?

Seperti yang sudah disinggung secara sebelumnya di awal, artikel kesehatan adalah sebuah bacaan yang membahas tentang kesehatan. Topik yang biasanya dibahas sangat beragam dan tidak berpatokan pada satu jenis saja.

Hal ini dikarenakan ada banyak tema yang berkaitan secara erat dengan kesehatan. Kemudian, kebutuhan masyarakat tentang asupan informasi kesehatan juga sangat besar. Inilah yang menjadi alasan artikel kesehatan penting.

Membuat artikel kesehatan adalah suatu tantangan yang besar. Apalagi bagi kalangan yang belum pernah terjun di bidang kesehatan secara langsung. Titik kesalahan pasti sesuatu yang sangat ditakutkan.

Namun tenang saja, ada beberapa kriteria membuat artikel kesehatan yang bisa dijadikan acuan. Dengan mengetahui seperti apa patokan artikel kesehatan yang baik, maka pembuatan akan lebih mudah. Berikut beberapa poinnya:

  • Judul artikel kesehatan harus menarik namun tetap fokus pada topik.
  • Ada unsur ajakan atau himbauan di dalamnya.
  • Perhatikan penulisan kata asing seperti virus, dan bahasa latin lainnya.
  • Deskripsi yang dijelaskan harus jelas dan tidak bertele-tele. Kalau perlu, sertakan gambar.
  • Karena kebanyakan pembaca adalah orang awam, hindari penggunaan istilah yang sulit dipahami.
  • Pastikan gaya bahasa enak dibaca.

Setelah memahami poin apa saja yang membuat artikel kesehatan baik, maka penting juga untuk tahu bagaimana cara membuatnya. Secara khusus ada beberapa detail yang penting untuk dilakukan. berikut daftarnya:

  • Pastikan untuk menentukan tema di awal.
  • Cari referensi yang bisa dipercaya tentang topik yang akan dibahas.
  • Buat judul yang menarik namun tidak melenceng dari topik.
  • Lalu, masukkan gagasan agar tidak lupa saat mulai menulis.
  • Tulis bagian pendahuluan yang mudah dipahami.
  • Lanjutkan menulis isi hingga keseluruhan artikel selesai.
  • Cek ulang susunan kata dan pembahasan dalam artikel.

Berbagai Contoh Artikel Kesehatan

Setelah mengetahui semua aspek mendetail di atas, maka sudah saatnya untuk mengetahui contoh artikel kesehatan yang bisa diikuti. Melalui contoh-contoh yang ada, maka proses pembuatan artikel bisa sesuai dan lebih mudah.

Setidaknya ada tujuh contoh khusus artikel kesehatan dengan berbagai topik berbeda. Penasaran apa saja contoh yang bisa diikuti? Simak detail bahasan yang ada di bagian bawah ini secara menyeluruh:

1. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Konsumsi Buah

Contoh artikel pertama yang akan diberikan adalah artikel kesehatan tentang konsumsi buah. Khusus untuk artikel semacam ini, maka penting untuk menekankan unsur penggunaan buah didalamnya. Berikut susunannya:

Buah Sebagai Solusi Camilan Sehat yang Enak

Saat ini, semakin banyak kalangan yang tertarik untuk hidup sehat. Salah satu caranya adalah mengganti camilan biasa dengan buah-buahan segar. Hal ini tentunya bisa dilakukan dengan mudah.

Mengingat di Indonesia sudah tersedia banyak buah, maka berbagai pihak bisa menemukannya tanpa perlu bingung. Namun apa alasan sebenarnya buah bisa dijadikan camilan sehat? Berikut beberapa alasannya:

1. Tinggi Serat

Alasan pertama kenapa buah cocok dijadikan cemilan saat diet adalah karena buah memiliki serat yang tinggi. Tentunya, kandungan serat yang ada dalam buah akan pas untuk melancarkan sistem pencernaan masing-masing individu.

Selain itu, serat yang ada dalam buah juga bisa mengikat zat-zat buruk dalam tubuh. Dengan demikian, zat buruk yang ada dalam tubuh akan cepat keluar seiring dengan diprosesnya serat hingga menjadi kotoran yang dikeluarkan.

2. Kalorinya Rendah

Kemudian, buah juga memiliki kalori yang rendah. Aspek ini tentunya cocok untuk diet dengan metode defisit kalori. Jika dibandingkan dengan cemilan lain yang biasa dikonsumsi, buah tergolong memiliki kalori yang sedikit.

Bagi kalangan yang berdiet, memakan buah akan menjadi sebuah angin segar bermanfaat. Jenis buah sendiri beragam dan mudah ditemukan. Karena mayoritas buah memiliki kalori sedikit, maka berbagai kalangan bisa sering mengganti buah.

3. Kenyang Lebih Lama

Alasan terakhir kenapa buah sangat direkomendasikan adalah karena buah bisa membuat kenyang lebih lama. Saat mengonsumsi buah, maka pihak yang ingin hidup sehat bisa menekan jumlah makan biasanya.

Itulah beberapa alasan kenapa buah cocok dijadikan cemilan saat diet. Jika sudah memahami setiap komponen alasannya, maka tidak ada aspek alasan lagi untuk tidak mengganti camilan biasa dengan buah segar.

2. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Kehamilan

Untuk contoh artikel kesehatan yang kedua adalah tentang kehamilan. Seperti yang sudah dipahami bersama, artikel kesehatan tentang topik ini akan selalu dibutuhkan. Untuk contohnya sendiri, simak detail berikut:

Tips Menjaga Kehamilan yang Berusia Muda

Bagi para calon ibu, tentunya menjaga kehamilan adalah aspek penting yang harus dilakukan. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui beberapa tips yang ada sehingga bisa dijadikan acuan khusus yang bermanfaat.

Setidaknya ada tiga tips utama yang harus diperhatikan. Setiap tips tentunya memiliki detail tersendiri. Penasaran apa saja tips yang bisa dimanfaatkan dan diimplementasikan? Simak deretan dan detail penjabarannya berikut:

1. Rutin Kontrol ke Dokter

Poin tips pertama yang harus dilakukan adalah sering kontrol ke dokter. Dengan pergi ke dokter, maka ibu bisa tahu perkembangan dan kemungkinan permasalahan kandungan untuk mencegah hal buruk terjadi.

Selain itu, dokter juga akan memberikan beberapa anjuran yang relevan dengan kondisi kandungan. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat untuk calon ibu agar kandungan bisa terus terjaga sampai kelahiran tiba.

2. Makan Makanan yang Sehat

Kemudian untuk tips yang kedua adalah memakan makanan yang sehat. Untuk ibu hamil, tentunya ada makanan yang boleh dan terlarang dikonsumsi. Pastikan untuk memahami detail tersebut selama masa kehamilan.

Ibu yang mengandung tentu harus makan makanan dengan kandungan protein, kalsium, vitamin, zat besi, dan kandungan lain yang kompleks. Sedangkan untuk makanan atau minuman yang dilarang adalah rokok dan alkohol

3. Harus Olahraga Rutin

Selama masa kehamilan, melakukan olahraga juga sangat direkomendasikan. Untuk olahraga sendiri, pastikan pergi ke tempat olahraga khusus ibu hamil. Dengan demikian, gerakan olahraga akan jauh lebih terarah.

Demikianlah beberapa tips penting untuk menjaga kehamilan. Jika semua tips di atas diikuti dan diimplementasikan, maka dijamin kandungan akan terjaga. Oleh sebab itu, jangan sepelekan satu poin pun.

3. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Tubuh

Golongan contoh artikel dengan topik kesehatan lain adalah artikel yang fokus pada bagian tubuh. Secara khusus, artikel semacam ini juga sangat dibutuhkan. Untuk detail contohnya, simak penjabaran berikut ini:

Ciri-Ciri Tubuh yang Kurang Sehat

Tubuh adalah komponen utama yang harus dijaga. Jika dirasa ada yang kurang sehat, maka segala kegiatan juga akan terganggu. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui ciri-ciri tubuh yang kurang sehat agar bisa segera mengatasinya.

Setidaknya ada tiga ciri utama yang harus dipahami. Proses mengetahui ciri-ciri ini juga tidak sulit dan akan cepat dipahami. Untuk lebih detailnya, simak deretan ciri-ciri berikut beserta dengan detail bahasannya:

1. Tidur Tidak Nyenyak

Ciri-ciri pertama yang akan dirasakan jika tubuh kurang sehat adalah tidur tidak nyenyak. Bahkan untuk mulai tidur saja, berbagai pihak akan kesulitan. Akhirnya, insomnia akan dirasakan dan ini bisa berlanjut hingga jangka panjang.

Jika sudah mengalami kondisi seperti ini, artinya kondisi tubuh kurang sehat dan harus segera diperhatikan. Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja, maka nantinya akan membuat kesehatan menurun secara signifikan.

2. Selalu Merasa Lelah

Orang yang tubuhnya kurang sehat juga akan mudah lelah saat melakukan aktivitas atau kegiatan apapun. Baik itu kegiatan yang berat maupun yang ringan, pasti tidak akan bisa diselesaikan secara maksimal.

Hal ini dikarenakan kondisi tubuh yang kurang sehat. Apabila dibiarkan terus-menerus, efeknya akan jauh lebih besar dan lebih berdampak. Oleh karenanya, kondisi semacam ini harus segera diatasi dengan baik.

3. Tidur Mendengkur

Mungkin bagi sebagian pihak, mendengkur dianggap sebagai sebuah kebiasaan. Namun nyatanya, dengkuran adalah sebuah sinyal untuk badan yang kurang sehat. Apabila mendengkur terus-menerus, artinya harus segera memperhatikan tubuh.

Semua ciri-ciri tubuh yang kurang sehat di atas tentunya harus segera dipahami dengan baik. Secara khusus, semua aspek tersebut sangat penting dan jangan sampai disepelekan. Dengan demikian, kesehatan akan terjaga.

4. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Bahaya Rokok

Detail contoh artikel kesehatan yang keempat akan mengusung topik tentang rokok. Seperti yang sudah dipahami bersama, rokok adalah produk yang sebenarnya membahayakan. Oleh sebab itu, contoh artikel ini bisa dijadikan acuan:

Risiko Perokok Pasif yang Harus Diketahui

Rokok masuk jajaran produk yang harus dihindari. Bukan hanya perokok aktifnya, seorang perokok pasif juga akan terdampak secara menyeluruh. Ada beberapa risiko perokok pasif yang harus segera dipahami.

Asap rokok yang tidak sengaja terhirup perokok pasif pastinya bisa memberikan dampak yang besar. Sebagai langkah awal pencegahan, harus tahu dulu apa saja risikonya. Berikut detail lengkap tentang risikonya:

1. Mengganggu Kesuburan Wanita

Bagi wanita yang menjadi perokok pasif, tentunya dampak yang akan didapat jauh lebih membahayakan dan mendetail. Masalah terbesar yang akan dirasakan adalah permasalahan kesuburan yang terganggu.

Hal ini tentunya harus segera dihindari. Jika terlalu lama terpapar, maka seorang wanita akan sulit hamil. Zat-zat yang ada dalam tembakau diduga menjadi penyebab utama kenapa dampak ini bisa muncul.

2. Menyebabkan Kanker

Kemudian risiko yang kedua adalah bisa menyebabkan kanker. Bagi siapa saja yang menjadi perokok pasif, maka harus siap dengan kemungkinan ini. Oleh karenanya, harus segera menjauh dari kalangan perokok aktif.

Ada beberapa jenis kanker yang bisa dirasakan. Mulai dari kanker tenggorokan, laring, otak, hidung, rektum, kandung kemih, payudara, hingga lambung. Jadi secara khusus, dampaknya akan menyebar ke seluruh tubuh.

3. Membahayakan Kehamilan

Bagi para calon ibu, maka harus segera menjauh dari perokok aktif. Hal ini dikarenakan bisa membahayakan kehamilan yang sedang dijaga. Dampaknya bisa seperti kelahiran prematur, berat bayi rendah, dan yang lainnya.

Daftar risiko perokok pasif di atas tentunya bisa dijadikan sinyal untuk waspada. Jadi bukan hanya perokok aktif saja yang akan terdampak. Secara khusus, perokok pasif juga akan merasakan risiko merugikannya secara menyeluruh.

5. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Mental

Pilihan contoh lain yang bisa dijadikan sumber referensi adalah artikel kesehatan tentang mental. Permasalahan mental saat ini juga menjadi isu yang semakin hangat dibicarakan. Untuk detail contoh artikelnya, simak detail ini:

3 Jenis Penyakit Mental yang Paling Umum

Beberapa waktu belakangan, kesehatan mental menjadi salah satu perbincangan hangat yang menarik. Bahkan, banyak pula pegiat yang menggaungkan untuk menjaga kesehatan mental berbagai kalangan.

Namun secara khusus, ternyata masih banyak kalangan yang belum tahu jenis-jenis penyakit mental. Setidaknya ada tiga jenis paling umum yang harus diketahui. Berikut detail jenis dan pembahasannya secara mendalam:

1. Gangguan Makan

Mungkin banyak yang belum tahu jika gangguan makan termasuk dalam jenis penyakit mental. Orang yang mengalami gangguan makan ini, cenderung tidak bisa mengontrol asupan makannya. Baik itu tidak makan atau malah berlebihan.

Apabila kondisi ini terus menerus terjadi dan disepelekan, maka seseorang bisa mengalami Bulimia Nervosa. Kondisi ini bisa membuat penderitanya memuntahkan makanan sesaat setelah makanan dimasukkan dalam tubuh.

2. Skizofrenia

Kesurupan adalah hal yang bisa terjadi pada beberapa orang. Namun nyatanya, beberapa kalangan yang diklaim mengalami kesurupan malah mengidap skizofrenia. Kondisi ini membuat penderitanya berhalusinasi.

Selain halusinasi, penderita juga akan mengalami delusi serta sulit berpikir. Jadi proses membedakan mana yang palsu dan nyata akan sulit untuk dilakukan. Jika sedang kambuh, tidak sedikit yang menganggapnya sebagai kesurupan.

3. Factitious

Pernah melihat seseorang berbohong tentang kesehatannya? Bisa jadi orang tersebut mengidap factitious. Kondisi ini membuat penderitanya memalsukan penyakitnya agar bisa mendapat banyak perhatian.

Itulah beberapa jenis penyakit mental paling umum yang harus diketahui. Jadi penyakit mental bukan hanya depresi atau gangguan kecemasan saja. Masih ada banyak jenis lain yang bisa dijadikan perhatian.

6. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Lingkungan

Contoh artikel kesehatan lain yang akan diberikan adalah artikel tentang lingkungan. Kondisi lingkungan tentunya berpengaruh aktif pada kesehatan. Oleh karenanya, topik ini pas dijadikan contoh. Simak susunan contoh ini:

Ciri-ciri Lingkungan yang Buruk untuk Kesehatan

Kesehatan bukan hanya tentang makanan, pola pikir, serta aktivitas. Lingkungan juga memiliki peran aktif dalam pemberian kesehatan tubuh. Karena aspek ini penting, maka harus tahu ciri-ciri lingkungan yang tidak baik untuk tubuh.

Secara khusus ada 3 ciri utama yang harus menjadi fokus perhatian. Jika dirasa lingkungan sesuai dengan ciri-ciri ini, maka pastikan untuk segera mencari solusi terbaiknya. Simak beberapa ciri-ciri tersebut:

1. Lingkungan yang Gersang

Apabila di lingkungan tempat tinggal kondisinya gersang dan jarang pohon hijau, maka bisa disimpulkan lingkungan ini kurang sehat. Tanaman adalah aspek utama untuk memproduksi udara bersih.

Jika tidak ada, maka produksi udara bersih akan kurang. Tentunya yang mendapat dampak terbesar adalah manusia. Udara kotor bisa membuat kondisi pernapasan memburuk seiring berjalannya waktu pihak-pihak yang menghirupnya.

2. Kualitas Udara Buruk

Udara juga menjadi parameter lain untuk mengukur seberapa sehat lingkungan tempat tinggal. Jika di lingkungan terdapat pabrik dengan cerobong asap, dekat dengan perkotaan yang penuh dengan kendaraan bermotor, maka harus segera diwaspadai.

Biasanya lingkungan-lingkungan semacam itu bisa membuat udara menjadi tercemar. Jika udara sudah tercemar, maka kondisi kesehatan manusia yang tinggal di sekitarnya bisa terganggu hingga ke tahap yang memprihatinkan.

3. Tidak Ada Saluran Air

Aspek lainnya adalah tentang air. Jika tidak ada saluran air yang memadai, biasanya masyarakat akan memanfaatkan satu sungai untuk berbagai keperluan. Hal ini tentunya akan sangat disayangkan karena akan sangat berisiko.

Demikianlah beberapa ciri-lingkungan yang tidak sehat untuk ditinggali. Apabila lingkungan tempat tinggal memiliki ciri-ciri tersebut, maka pastikan untuk mulai mencari solusi sebagai langkah perbaikan lingkungan.

7. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Covid-19

Paparan virus Covid-19 tentunya membuat banyak kalangan menjadi fokus pada penyebarannya. Oleh karenanya, artikel kesehatan tentang penyebaran virus ini juga banyak dicari. Agar tidak bingung, berikut contoh detailnya:

Beberapa jenis Virus Covid-19 yang Pernah Masuk Indonesia

Seperti yang sudah dipahami bersama, saat ini virus Covid-19 sudah menjadi salah satu bagian kehidupan masyarakat. Ada banyak varian yang muncul dari virus ini. Tentunya, setiap varian memiliki karakteristik pembeda.

Setidaknya ada tiga jenis varian utama yang sempat melonjakkan angka pasien Covid-19 di Indonesia. Penasaran apa saja nama virusnya? Simak detail yang ada dibagian bawah ini beserta dengan penjelasannya:

1. Varian B.1.1.7

Jenis pertama yang akan diulas adalah varian B.1.1.7. Secara khusus, varian ini juga kerap dinamai dengan varian Inggris. Hal ini dikarenakan negara awal kemunculan varian ini adalah di negara Inggris itu sendiri.

Selain di Inggris, variant ini juga mulai menyebar ke berbagai negara lainnya termasuk Indonesia. Hal ini dikarenakan varian ini lebih menular dari yang sebelumnya. Oleh karenanya, penyebarannya sangat mudah terjadi.

2. Varian B.1.315

Kemudian untuk varian selanjutnya, ada varian B.1.315 yang biasa disebut juga dengan Varian Afrika Selatan. Sama seperti varian pertama, varian ini juga pertama muncul di negara yang sesuai dengan namanya.

Semakin lama, virus ini juga semakin berkembang. Begitu juga dengan varian B.1.315 ini yang dinilai memiliki komponen kekuatan yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Meski gejalanya tidak memiliki perbedaan besar, namun bisa lebih berbahaya.

3. Varian B.1.617

Selanjutnya ada varian India atau yang dikenal dengan varian B.1.617. Varian inilah yang membuat lonjakan kasus di India menjadi tidak terkontrol. Bukan hanya di India, akhirnya varian ini masuk ke berbagai negara lain.

Semua varian dari Covid-19 di atas tentunya memiliki karakteristik khusus yang berbeda. Namun, semua jenis tetap membahayakan dan bisa membuat lonjakan tinggi. Oleh sebab itu, tiap individu harus bisa menjaga diri.

8. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Debu Halus

Contoh artikel kesehatan selanjutnya akan memuat topik tentang debu halus. Secara khusus, isu ini juga menjadi salah satu fokus di Korea Selatan karena sangat membahayakan masyarakat. Berikut contoh artikelnya:

3 Cara untuk Mengurangi Dampak Debu halus

Mengunjungi suatu negara tentunya harus memperhatikan tingkat kesehatannya. Bagi yang ingin pergi ke Korea Selatan, maka harus paham apa isu kesehatan paling diperhatikan. Isu tersebut adalah tentang debu halus.

Secara khusus, debu halus ini adalah debu beracun yang membahayakan. Oleh sebab itu, diperlukan cara untuk mengurangi dampaknya. Penasaran apa saja cara yang bisa diimplementasikan? Simak daftar berikut ini:

1. Cek Level Debu

Cara pertama yang bisa difungsikan adalah mengecek level debu secara berkala. Ada aplikasi khusus yang bisa memberikan informasi terkait hal ini. Pengguna bisa memilih sesuai dengan komponen kebutuhan.

Jika saat dicek levelnya sedang tinggi, maka sangat disarankan untuk berdiam diri di rumah. Namun jika memang harus keluar, pastikan untuk mengamankan diri dengan baik agar tidak terdampak terlalu besar.

2. Pakai Masker Saat Keluar

Apabila harus keluar, maka pastikan untuk selalu memakai masker. Warga Korea sendiri sudah aktif terhadap pemakaian masker ini semenjak debu halus menjadi isu yang sangat membahayakan kesehatan.

Jenis masker yang bisa dipakai ada banyak. Namun sangat disarankan untuk memakai masker dengan tipe KF 99 yang mampu menyaring 99% partikel. Pilihan lain adalah tipe KF 94 yang bisa menyaring 94% partikel.

3. Manfaatkan Air Purifier

Meski sudah di dalam rumah, bukan berarti debu halus tidak bisa masuk. Oleh sebab itu, pastikan untuk memiliki air purifier. Alat ini berguna untuk menyaring udara yang ada di dalam ruangan hingga bersih.

Daftar cara untuk mengurangi dampak debu halus di atas tentunya bisa langsung dipahami dengan baik. Melalui informasi ini, maka diharapkan semua pihak yang akan pergi ke korea menjadi lebih siap dan aman.

9. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Bahan Pembuatan Mainan Anak

Topik menarik lain yang bisa diulas dalam artikel kesehatan adalah bahan pembuatan mainan anak. Jika membahas topik ini, pasti akan banyak pihak yang tertarik untuk mendalaminya. Berikut contoh artikelnya:

Bahan Pembuat Mainan yang Berbahaya

Mainan adalah benda yang familiar dengan anak-anak. Meski bentuk mainan dan tingkat kekerasannya aman, namun nyatanya bahan pembuatannya masih menjadi aspek yang harus diperhatikan oleh para ibu.

Setidaknya ada tiga bahan utama yang sangat berbahaya untuk tumbuh kembang anak. Jika ingin anak aman, patikan untuk memahami setiap jenis bahan ini. Untuk lebih lengkapnya, simak detail di bagian bawah ini:

1. PVC

Polivinil Klorida atau yang biasa dinamai PVC sering menjadi bahan dasar pembuatan mainan anak. Secara khusus, PVC ini adalah golongan bahan pembuat plastik. Jika digigit anak, maka akan sangat berbahaya.

Untuk mengetahui kandungan ini dalam mainan, pastikan untuk melihat kemasannya. Jika memang mengandung PVC, maka dalam kemasan akan diberi label. Cara lain adalah menghindari kode #3 dalam kemasan.

2. Timah

Jenis bahan lain yang sangat berbahaya adalah timah. Meski demikian, banyak sekali mainan yang memanfaatkan kandungan bahan ini. Jika mainan dengan kandungan ini digigit anak, maka bahayanya akan sangat besar.

3. Ethylene Glycol

Bahan yang satu ini biasa dipakai untuk membuat rambut boneka. Bagi anak perempuan, pastinya suka dengan mainan boneka. Namun sayangnya, bahan yang satu ini juga berbahaya untuk perkembangan anak.

Semua jenis bahan pembuatan mainan tersebut tentunya harus dihindari. Hal ini tentunya penting untuk tumbuh kembang anak. Oleh karenanya, pastikan untuk lebih selektif dalam memilih mainan dengan segala bahan utama pembuatannya.

10. Contoh Artikel Kesehatan Tentang Pencemaran Tanah

Contoh artikel kesehatan terakhir yang akan diberikan adalah artikel tentang pencemaran tanah. Isu ini juga menarik untuk diulas secara mendalam. Bagi yang ingin membuat artikelnya, maka simak contoh berikut:

Beberapa Penyebab Pencemaran Tanah

Permasalahan alam yang harus dihindari adalah tercemarnya tanah. Jika tanah sudah tercemar, maka secara tidak langsung akan berpengaruh pada kehidupan makhluk di bumi. Oleh sebab itu, penanggulangan harus dilakukan.

Namun sebelum itu, perlu juga dipahami tentang penyebab pencemaran tanahnya. Ada beberapa penyebab utama yang harus diwaspadai. Untuk lebih detailnya, simak bahasan yang ada di bagian bawah ini:

1. Limbah Industri

Perkembangan industri yang pesat juga bisa memunculkan permasalahan baru. Limbah yang dihasilkan industri di Indonesia sudah banyak mencemari tanah. Hal ini tentunya akan sangat merugikan jika dibiarkan.

2. Kebakaran Hutan

Fenomena kebakaran hutan juga bisa menjadi penyebab lain dari pencemaran tanah. Hal ini dikarenakan unsur yang ada di hutan bisa mati karena kebakaran. Oleh sebab itu, aspek ini juga harus diperhatikan.

3. Bencana Alam

Penyebab lain adalah karena bencana alam. Khusus penyebab yang satu ini akan sulit untuk dihindari. Misalnya karena gunung meletus, tanah akan terpapar abu vulkanik dan akhirnya sulit untuk dimanfaatkan kembali.

Deretan penyebab pencemaran tanah ini tentunya harus dipahami dengan baik. Jika masih bisa ditanggulangi, maka harus segera dicari solusinya. Jangan sampai lengah dan akhirnya tanah menjadi tercemar.

Itulah deretan contoh artikel kesehatan yang bisa dimanfaatkan sebagai acuan atau referensi pilihan. Melalui contoh-contoh yang ada, maka akan mudah memantau detail yang baik dan layak untuk diunggah.

Selain itu, juga sudah dijabarkan mengenai aspek-aspek lain tentang artikel kesehatan yang diperlukan. Dengan adanya pembahasan di atas, maka berbagai kalangan bisa membuat artikel dengan baik.

Meta deskripsi: Artikel kesehatan adalah bahasan yang didalamnya mengandung aspek-aspek kesehatan yang benar. Pada pembuatannya, perlu diketahui patokan artikel yang baik dan cara pembuatannya. Agar penulisannya tidak salah, maka diperlukan contoh artikel kesehatan sebagai acuan dasarnya. Sedangkan contohnya sendiri ada banyak disesuaikan dengan topik berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published.