Cara Rewrite Artikel yang Unik dan Bebas Plagiat

By: rianda 3 min read

Cara Rewrite Artikel

Menulis ulang artikel atau rewrite ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada teknik penulisan yang penting untuk dipahami agar artikel rewrite tetap bisa tersaji orisinal dan bebas plagiat. Kali ini akan dibahas seperti apa cara rewrite artikel yang berkualitas serta tetap bisa menjadi tulisan unik meskipun merupakan hasil penulisan ulang.

1. Baca Artikel Sumber secara Menyeluruh

Langkah pertama ini sangat penting untuk dilakukan jika ingin membuat artikel rewrite. Bacalah artikel yang akan dijadikan sumber secara menyeluruh. Ingat, penulis yang baik juga merupakan seorang pembaca yang baik pula. Jangan malas membaca artikel sumber supaya lebih mudah untuk memahami topik atau inti dari tulisan tersebut.

Menulis artikel rewrite tanpa membaca keseluruhan sumbernya akan meningkatkan risiko plagiat. Apalagi jika penulis hanya membaca satu kalimat lalu menuliskannya secara ulang. Plagiat bisa dihindari dengan membaca artikel sumber secara keseluruhan baru kemudian menuliskan kembali berdasarkan inti dari isi artikel tersebut.

Jika perlu, buatlah catatan mengenai inti gagasan dari setiap paragraf yang dibaca. Ini akan mempermudah ketika mulai menuliskan kembali isi artikel dengan gaya penulisan sendiri. Meskipun disebut sebagai artikel rewrite, namun penulis juga harus punya prinsip dan kepercayaan diri terhadap hasil tulisannya.

2. Cari Lebih dari Satu Referensi

Agar artikel tetap unik dan bebas plagiat maka cobalah untuk mencari lebih dari satu referensi. Terpaku pada satu referensi saja akan membuat risiko terjadinya plagiat semakin besar. Kecuali jika memang ada permintaan khusus yang mengharuskan penulisan artikel menggunakan satu referensi saja.

Jika memang memungkinkan untuk memakai lebih dari satu referensi maka harus dimanfaatkan dengan baik. Semakin banyak referensi yang dibaca maka akan semakin terbuka ide di dalam pikiran. Ide tulisan pun akan bertambah kaya dan informasi yang bisa ditulis juga bertambah banyak. Namun, tetap pastikan bahwa sumber-sumber yang digunakan valid serta relevan.

3. Susunlah Kerangka Tulisan Sendiri

Cara rewrite artikel selanjutnya yang bisa dicoba adalah susun kerangka tulisan sendiri. Sebelum menulis artikel sangat disarankan untuk menyusun kerangkanya terlebih dahulu. Kerangka tulisan ini akan mempermudah penulis dalam menyelesaikan karya tulisannya secara unik dan berkualitas.

Tak hanya artikel rewrite sebenarnya yang butuh kerangka. Jenis artikel lain juga membutuhkan pembuatan kerangka tulisan. Hanya saja untuk jenis artikel rewrite memang membutuhkan kerangka yang jauh lebih detail agar hasil tulisannya lebih orisinal. Kerangka yang dibuat sendiri oleh penulis akan menghasilkan sebuah tulisan baru yang sepenuhnya berbeda dari referensi.

Pembuatan kerangka juga bermanfaat untuk membantu penulis tetap fokus. Apalagi jika penulis menggunakan lebih dari satu referensi. Jika sudah ada kerangka jelasnya maka penulis akan lebih mudah untuk fokus kepada topik utama tulisan.

4. Gunakan Gaya Bahasa yang Berbeda

Berikutnya penulis harus berusaha untuk memakai gaya bahasa yang berbeda saat menulis artikel. Penulisan artikel rewrite mungkin terkesan mudah namun tantangannya terletak pada bagaimana menuliskan topik yang sama dengan cara berbeda. Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan gaya bahasa sendiri.

Setiap penulis pada dasarnya memiliki gaya bahasa yang berbeda. Inilah yang akan menjadi ciri khas dari hasil tulisan tersebut. Hal ini juga merupakan alasan mengapa sangat disarankan untuk membaca artikel sumber secara menyeluruh baru menulisnya sendiri. Cara tersebut akan mempermudah penulis dalam menggunakan bahasanya sendiri ketika membuat artikel.

Namun pemilihan gaya bahasa tetap harus disesuaikan dengan jenis artikel dan target pembacanya. Perhatikan terlebih dahulu bagaimana penulis di artikel sumber menyampaikan gagasannya. Cermati gaya bahasa yang digunakan lalu buatlah tulisan dengan gaya bahasa yang bisa menimbulkan kesan berbeda.

5. Terapkan Heading dan Subheading

Pembuatan heading dan subheading merupakan salah satu cara rewrite artikel yang juga penting untuk diperhatikan. Heading maupun subheading sama-sama punya peran yang penting dalam penulisan sebuah artikel. Keduanya akan membantu pembaca untuk memahami artikel dengan mudah. Artikel yang disajikan akan terasa lebih enak untuk dinikmati dan tidak membosankan.

Artikel yang dibuat dengan heading dan subheading juga biasanya akan terlihat lebih indah atau menarik. Hal ini jika dibandingkan dengan artikel yang berisikan tulisan penuh tanpa adanya pemenggalan berupa subheading. Jadi, usahakan untuk membuat heading dan subheading ketika menuliskan kerangka artikel yang akan dibuat.

Tak hanya penting bagi pembaca, pembuatan heading dan subheading juga penting bagi penulis. Keduanya sangat mempermudah penulis dalam menyusun artikel. Heading dan subheading akan mempermudah penulis untuk memasukkan berbagai ide pokok yang akan dituangkan dalam artikel tersebut.

6. Berikan Ciri Khas di Salah Satu Paragraf

Ingat, setiap penulis memiliki ciri khas jadi usahakan untuk menunjukkannya lewat artikel yang sudah ditulis. Ciri khas tulisan ini bisa disematkan dalam salah satu paragraf. Tuangkan ide atau gagasan yang benar-benar merupakan hasil pemikiran sendiri, bukan berasal dari artikel sumber. Sampaikan gagasan tersebut dengan gaya tulisan sendiri yang tidak dimiliki oleh penulis lain.

Sayangnya hal ini mungkin akan terasa sulit untuk dilakukan oleh penulis pemula. Memberikan ciri khas pada tulisan mungkin tidak mudah bagi pemula. Hal yang bisa dilakukan adalah perbanyak membaca sumber dan terus berlatih menulis artikel rewrite. Nantinya pasti akan ditemukan cara yang tepat untuk memberikan ciri khas pada hasil tulisan sendiri.

7. Bandingkan Tulisan setelah Selesai

Jika penulis telah menyelesaikan artikel rewrite tersebut maka langkah berikutnya yang dapat dilakukan adalah membandingkan. Coba bandingkan artikel tulisan sendiri dengan artikel yang dijadikan referensi. Cara rewrite artikel yang satu ini diperlukan untuk melihat apakah ada banyak kemiripan dari tulisan yang sudah dibuat dengan artikel sumber.

Bandingkan apakah ada terlalu banyak frasa atau kalimat yang mirip atau tidak. Jika ingin artikel tergolong unik dan tidak terdeteksi plagiat maka pastikan bahwa setiap frasa yang tertulis berbeda. Jika memang ada bagian yang terlalu mirip maka lakukan perubahan untuk membuatnya berbeda dan lebih unik.

8. Jangan Memakai Tools Spinner

Prinsip penting dalam dunia menulis artikel rewrite adalah kerjakan sendiri secara manual. Jangan pernah sekali pun mencoba menggunakan tools spinner artikel. Jenis artikel seperti ini jelas memiliki kualitas yang buruk dan rentan terindikasi plagiat. Buatlah sendiri artikel rewrite dengan cara penulisan dan gaya bahasa sendiri.

Pemakaian tools spinner mungkin terasa sangat praktis. Hanya saja artikel yang dihasilkan nanti tidak akan terlihat natural. Kualitasnya tentu berbeda dengan artikel yang ditulis ulang secara manual. Penulis yang profesional dan menjamin kualitas tentu tidak akan pernah menggunakan tools spinner jenis apapun.

Itulah tadi 8 panduan cara rewrite artikel yang unik dan bebas plagiat. Pastikan bahwa penulis memang paham betul dengan topik yang akan ditulis. Pemahaman ini sangat penting dan menjadi modal bagi penulis untuk membuat sebuah artikel berkualitas yang bebas plagiat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.